Strategi dan taktik Islami dalam kehidupan sehari-hari di bidang tauhid, ibadah, akhlak, muamalah, dan siyasah.

Berfokus pada manajemen (ruang lingkup, waktu, finansial, dan mutu), dan penampilan terbaik alami dari karakter ruhani dan jasmani sesuai ajaran Islam.

~ Hamba Allah ~

Al Hambra, Granada, Andalusia, Spanyol - 1001 Inventions: Muslim heritage in our world. Foundation for Science, Technology, and Civilization

Allah Maha Penyesat, Allah Maha Pembuat Tipu Daya, Allah Maha Pemberi Petunjuk, Allah Maha Adil

Sesudah Adam dan Hawa bersama Iblis terusir dari syurga, maka terjadilah percakapan sebagai berikut antara Allah dan Iblis, sebagaimana tertera dalam surat al-Hijr, ayat 34 sampai 43. Perhatikan bahwa Allah menghukum iblis sebagai sesat dan mengapprove kesesatan iblis.


Ayat 43 :
"Allah berfirman (kepada Iblis) Keluarlah engkau dari Syurga-Ku, sesungguhnya engkau terkutuk."

Ayat 35:
"Dan sesungguhnya laknat atasmu sampai hari kiamat (hari pembalasan)"

Ayat 36:
"Iblis menjawab : Hai Tuhanku, berilah kepadaku tempo sampai hari mereka dibangkit (kiamat)"

Ayat 37 :
"Allah berfirman : Kepadamu di berikan tempo"

Ayat 38 :
"Sampai waktu yang ditentukan itu (kiamat)"

Ayat 39 :
"Iblis menjawab : Hai Tuhanku, karena Engkau telah sesatkan aku (keluar dari Syurga), maka aku akan hiasi kehidupan manusia di bumi (dengan kejahatan-kejahatan), dan aku pasti akan sesatkan mereka semua."

Ayat 40 :
"Melainkan hamba hamba-Mu yang ikhlas (beriman penuh)."

Ayat 41 :
"Allah berfirman : Ini (Aku beri) satu jalan yang lurus menuju kepada-Ku (Hidayah Allah yang merupakan agama)."

Ayat 42 :
"Sesungguhnya hamba hamba-Ku yang menjadi pengikutmu (yaitu orang orang yang sesat)."

Ayat 43 :
"Dan sesungguhnya Neraka Jahanam, tempat yang disediakan bagi mereka semua."


--------------------------------------------------------------

Dalam ayat lain, iblis meminta kuasa/ijin Allah agar dia yang sudah dinyatakan sesat, dapat menyesatkan orang lain juga.

QS. 38:82 Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,

Walau tetap akhirnya hanya Allah yang akan menentukan siapa-siapa yang tersesat dengan kuasa dan ijin-Nya.

QS. 15: 42. "Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat."

--------------------------------------------------------------

"Berkata Iblis : Sesungguhnya Engkau ya Tuhanku, sudah sesatkan aku, maka aku pasti akan halang halangi mereka (manusia) dari jalan lurus-Mu (Agama-Mu) itu. Aku akan goda mereka dari segala jurusan, dari muka, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka, sehingga kebanyakan manusia itu nanti tidak akan pandai bersyukur kepada Engkau." (al-A'raf : 16 - 17)

Setelah mendengar sikap tegas dari Iblis yg tak dapat ditawar tawar lagi terhadap kita manusia, Allah lalu memperingatkan kita manusia untuk bersiap terus menerus menhadapi setan dan Iblis itu, dan harus pula bersikap tegas, yaitu memperlakukan setan atau iblis itu sebagai musuh yg nyata, yg tak boleh dibawa kompromi.

"Hai bani Adam (manusia), janganlah kamu sampai dapat diperdayakan oleh setan setan, sebagaimana telah terjadi atas dua orang ibu bapakmu (Adam dan Hawa) sampai keduanya keluar dari Syurga, ia buka kan pakaian keduanya sehingga tampak kemaluan keduanya. Sesungguhnya ia (setan) dan golongannya dapat melihat kamu, sedang kalian tidak dapat melihat mereka. Kami (Allah) menjadikan setan setan itu menjadi pemimpin (ikutan) bagi orang orang yang tidak beriman." (al-A'raf : 27)

Dari keterangan ayat ayat tersebut diatas, ternyata bahwa permusuhan atau perlawanan antara kita manusia dengan setan atau iblis itu adalah yg sebenarnya satu peraturan yg tak seimbang. Kita manusia tidak dapat melihat setan, sedangkan setan dapat melihat kita. Tak obahnya dua petinju yg sedang berlaga, seorang dgn mata tertutup, sedangkan yg seorang lg dengan mata terbuka. Dapatlah dipastikan yg mata tertutup akan dapat dikalahkan dgn Knock Out oleh yg matanya terbuka dgn gampang sekali.

Kedua kekuatan atau senjata itu ialah AKAL dan HIDAYAT ALLAH, yg didalam ayat ayat al-Qur'an tersebut dinamakan JALAN LURUS, yaitu petunjuk petunjuk dari Allah yg disampaikan oleh Nabi Nabi dan Rasul Rasul, atau lebih tegas ialah AGAMA ISLAM.

http://tafakur.xtgem.com/tafsir10


Kalau Allah ingin menyesatkan manusia, ya manusia tidak usah diberi petunjuk saja sama sekali saja, tidak usah diajari berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk dan membaca bismillah sebelum melakukan sesuatu, tidak perlu diajari tatacara ibadah yang membuat setan mengkerut dan lari tunggang-langgang, tidak perlu diberitahu bahwa setan makan dan minum sambil berdiri dan makanan apa saja yang haram, jadi makanan dan minuman tersebut akan menjadi bagian darah yang lancar spt toll road buat setan, tidak perlu diberitahu tentang adanya surga dan neraka dan ciri-ciri para calon penghuninya, biar nanti tiba-tiba mampus terlempar semua manusia di neraka, tidak perlu diberitakan tentang sejarah masa lalu, hukum-hukum masa kini, dan berita-berita masa depan dan akhir jaman, tidak perlu diturunkan Al Qur'an dan Rasulullah yang meluruskan ajaran-ajaran sebelumnya, biar pada sesat semuanya dan masuk neraka bersama-sama iblis si yang berlimpah dustanya dan menghalalkan semuanya termasuk yang Allah haramkan karena tidak baik untuk kesehatan itu, dll.

Tapi tidak, jika banyak yang tertipu iblis, maka iblis merasa menang dengan tipu dayanya. Makanya Allah membuat rencana di atas tipu daya iblis itu (tipu daya di atas tipu daya) dengan menjaga Al Qur'an dari usaha-usaha pengrusakan balatentara iblis dari media penulisan yang tahan dimakan waktu seperti kulit dan pelepah kurma, hingga ke setiap jiwa para penghafal Al Qur'an. Adakah iblis dapat membalas tipu daya di atas tipu daya ini dengan tipu daya di atas tipu daya di atas tipu daya? Tidak! Iblis tidak mampu menyuruh manusia menghafal buku lain secara turun-temurun dari generasi ke generasi hingga sekarang untuk menandingi Al Qur'an!

Makanya Allah menurunkan ajaran Islam yang lengkap sebagai tuntunan hidup makhluk-makhluk-Nya dalam hal ini manusia, agar manusia tidak tersesat karena tipu daya setan yang terkutuk, dalam hal sekecil apapun.

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, maka dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula”. (QS. Al-Zalzalah, 99:7-8)

Ada yang masih menggugat keadilan Allah Sang Maha Penyesat Sang Maha Pemberi Petunjuk Sang Maha Adil Sang Maha Pemaaf Sang Maha Penyiksa Sang Maha Segalanya Sang Maha Suci Sang Maha Tinggi?

(Jika ada yang sudah merasa dekat dengan Allah, atau merasa sebagai anak Allah, mungkin sudah merasa aman dari ancaman azab-Nya sebagai balasan kejahatannya, bisa dimaklumi karena persepsi manusia terhadap hubungan kekerabatan langsung mengantarkan perasaan tersebut. Namun sayangnya, Allah ini tidak memiliki sekutu dan anak, Dia Maha Esa, Maha Perkasa dan Maha Keras Azab-Nya bagi yang sesat dan bersalah.

Dia tidak untuk dikasih(i) dengan atau oleh apapun, justru Dia yang akan mengasihi kita semua. Dia untuk dicintai (jika kita mengikuti semua petunjuk-Nya) dan ditakuti (jika kita berpaling dari-Nya) dan dimohonkan keridhaan-Nya. Dia untuk diikuti dan dipatuhi.

Allah sudah memberikan kesempatan kepada iblis untuk menyesatkan manusia, namun Allah sudah memberikan petunjuk lengkap untuk segala urusan dan aktifitas, dan Allah sudah memberikan uswatun hasanah dalam diri Sang Penutup para nabi dan rasul. Maka TOLONGLAH TEGAKKAN AGAMA ALLAH agar kita, keluarga, lingkungan, umat, generasi-generasi berikutnya, dan semuanya dapat SALING MENOLONG UNTUK BERDIRI TEGAK DALAM TALI (AGAMA) YANG TEGAK DAN KOKOH di atas muka bumi ini, menjadi khalifah bagi diri, yang diamanahi, dan umat, menjadi bagian dari komponen taqwa alam semesta.

Menemui Allah dalam Dzat-Nya yang Maha Kasih dan Sayang pada kita semua, bukan dalam Dzat Yang Maha Penyiksa dan Maha Penghina.

Aaamiin
2 Komentar untuk "Allah Maha Penyesat, Allah Maha Pembuat Tipu Daya, Allah Maha Pemberi Petunjuk, Allah Maha Adil"

Terlalu berat kebijakan Alloh, kenapa Alloh mmbri wwnang iblis harusnya gk usah terlalu berat malah ditambah setak bisa melskukan Sihir itu terlalu berat pengen protes ke Alloh

Apalagi besok ada ujian lagi dajjal yg diberi kekuatan luarbiasa oleh Alloh,sangat tidak imbang dan sangat suulit, siapa yg pengen ujian berat2 padahal penhennya manusia cuma selamat gk perlu mssuk surga gk papa hidup seperti didunia jika ada

Back To Top